Welcome to the Frontpage
Kabupaten Polewali Mandar
Kabupaten Polewali Mandar (sering disingkat Polman) adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Jumlah penduduk di kabupaten Polewali Mandar adalah 455.572 jiwa. Ibu kotanya adalah Polewali, Polewali Mandar.Berjarak 246 km dari kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sekilas Sejarah :
Sebelum dinamai Polewali Mandar, daerah ini bernama Kabupaten Polewali Mamasa disingkat Polmas yang secara administratif berada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Setelah daerah ini dimekarkan dengan berdirinya Kabupaten Mamasa sebagai kabupaten tersendiri, maka nama Polewali Mamasa pun diganti menjadi Polewali Mandar. Nama Kabupaten ini resmi digunakan dalam proses administrasi pemerintahan sejak tanggal 1 Januari 2006 setelah ditetapkan dalam bentuk PP No. 74 Tahun 2005, tanggal 27 Desember 2005 tentang perubahan nama Kabupaten Polewali Mamasa menjadi Kabupaten Polewali Mandar.
Sementara Kesatuan Hukum Adat Pitu Ulunna Salu (Tujuh Kerajaan di Hulu Sungai) yang terletak di wilayah pegunungan berada di Onder Afdeling Mamasa yang meliputi:
1. Tabulahan (Petoe Sakku);
2. Aralle (Indo Kada Nene’);
3. Mambi (Tomakaka);
4. Bambang (Subuan Adat);
5. Rantebulahan (Tometaken);
6. Matangnga (Benteng);
7. Tabang (Bumbunan Ada).
PEMEKARAN :
Kabupaten Polewali Mandar adalah salah satu di antara 5 (lima) Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat yang terbentuk berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2004. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran ex-Daerah Swatantra (Afdeling) Mandar yang menjadi 3 kabupaten atau daerah tingkat II yang dimekarkan berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 1959, yaitu:
1. Kabupaten Majene, meliputi bekas Swapraja Majene, Swapraj Pamboang dan Swapraja Cenrana (sendana);
2. Kabupaten Mamuju, meliputi bekas Swapraja Mamuju dan Swapraja Tappalang;
3. Kabupaten Polewali Mamasa, meliputi Swapraja Balanipa dan Swapraja Binuang yang termasuk dalam Onder Afdeling Polewali serta Onder Afdeling Mamasa.
Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan 22 Kabupaten/Kota Baru yang terbesar di seluruh wilayah privinsi, dua di antara kabupaten/kota itu adalah Kota Palopo dan Kabupaten Mamasa. Mamasa merupakan hasil pemekaran dari Daerah Tingkat II Polewali Mamasa, sehingga kedua onder afdeling Polewali dan Mamasa dimekarkan menjadi dua kabupaten terpisah, yaitu: Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa.
Last Updated (Thursday, 24 March 2011 07:08)
Arti Lambang Polewali Mandar
1. Dasar Logo Perisai yang berbentuk segi lima datar yang secara simbolik melambangkan pertahann yang kokoh dan kuat, seimbang dan sinerjik antara dua unsur yaitu unsur jasmaniah dan unsur rohaniah. Dengan kesatuan dua unsur tersebut memberi makna yang penting dalam budaya kemandaran yaitu bersatunya Alang mallinrung (kerohanian) dan alang maqnyata (jasmaniah). 2. Latar Belakang Latar Belakang logo ini beralaskan corak sarung sutra mandar (sureq Pangulu) adalah salah satu sureq sarung sutra mandar yang sarat dengan makna yang luhur yang harus dimiliki dan dipakai dalam berbagai upacara adat bagi maraqdia dan Hadat di tanah Mandar. 3. Makna warna kuning dalam berbagai simbol Warna kuning dalam budaya Mandar melambangkan keutamaan dalam sifat-sifat berharkat dan bermartabat (Malaqbi). Makna ini dapat ditemukan dalam budaya mandar yang diungkapkan diberbagai lontar yaitu : "pelindo lindo maririo nanacanringngo'o paqbanua" (anda diharuskan memiliki sifat yang berharkat dan bermartabat agar dicintai oleh rakyat). Demikian juga terdapat dalam lagu-lagu Mandar, salah satunya berbunyi: " Last Updated (Thursday, 24 March 2011 06:56)
Joomla! Security Strike TeamThe Joomla! Project has assembled a top-notch team of experts to form the new Joomla! Security Strike Team. This new team will solely focus on investigating and resolving security issues. Instead of working in relative secrecy, the JSST will have a strong public-facing presence at the Joomla! Security Center. Last Updated (Saturday, 07 July 2007 09:54)
|
Joomla! License GuidelinesThis Web site is powered by Joomla! The software and default templates on which it runs are Copyright 2005-2008 Open Source Matters. The sample content distributed with Joomla! is licensed under the Joomla! Electronic Documentation License. All data entered into this Web site and templates added after installation, are copyrighted by their respective copyright owners. If you want to distribute, copy, or modify Joomla!, you are welcome to do so under the terms of the GNU General Public License. If you are unfamiliar with this license, you might want to read 'How To Apply These Terms To Your Program' and the 'GNU General Public License FAQ'. The Joomla! licence has always been GPL. Last Updated (Wednesday, 20 August 2008 10:11) Millions of SmilesThe Joomla! team has millions of good reasons to be smiling about the Joomla! 1.5. In its current incarnation, it's had millions of downloads, taking it to an unprecedented level of popularity. The new code base is almost an entire re-factor of the old code base. The user experience is still extremely slick but for developers the API is a dream. A proper framework for real PHP architects seeking the best of the best. If you're a former Mambo User or a 1.0 series Joomla! User, 1.5 is the future of CMSs for a number of reasons. It's more powerful, more flexible, more secure, and intuitive. Our developers and interface designers have worked countless hours to make this the most exciting release in the content management system sphere. Go on ... get your FREE copy of Joomla! today and spread the word about this benchmark project. Last Updated (Saturday, 07 July 2007 09:54) |




